Ada Apa Dengan Orangutan

Orangutan adalah satu-satunya anggota keluarga kera besar yang ditemukan di Asia. Keluarga kera besar lainnya berada di Afrika; simpanse (Pan troglodytes), gorilla (Gorilla gorilla dan Gorilla beringei), dan bonobo (Pan paniscus). Ada tiga spesies orangutan, orangutan orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) tersebar di seluruh Pulau Kalimantan di Indonesia (Kalimantan) dan Malaysia (Sabah dan Sarawak), orangutan sumatera (Pongo abelii) yang berada di Pulau Sumatra dan orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis)asli dari Tapanuli Selatan. Spesies telah dipisahkan secara geografis setidaknya selama 8.000 tahun ketika permukaan laut meningkat mengisolasi kedua pulau tersebut.

Berdasarkan penelitian ilmiah yang menyelidiki genetika, morfologi, ekologi, perilaku dan riwayat hidup, orangutan sumatera dan orangutan borneo menunjukkan perbedaan yang signifikan (Delgado & van Schaik, 2000; Groves, 2001; Zhang et al, 2001).

Karakteristik fisik orangutan kalimantan (Pongo pygmaeus) memiliki ukuran tubuh lebih besar, dan memiliki rambut pendek berwarna coklat gelap atau kemerahan; Orangutan sumatera (Pongo abelii) memiliki ukuran tubuh lebih kecil, dengan rambut oranye yang lebih cerah; Orangutan tapanuli (Pongo tapanuliensis)memiliki ukuran tubuh dan warna rambut yang menyerupai orangutan sumatera, namun mereka memiliki rambut kusam, kepala lebih kecil, dan wajah datar; Pada kedua spesies tersebut, orangutan jantan jauh lebih besar dari pada betina, biasanya dua sampai tiga kali lebih berat; Orangutan jantan mengembangkan bantalan pipi besar (flensa) yang mengembangkan kematangan pasca-seksual; Orangutan tapanuli jantan dan betina memiliki janggut, sementara hanya orangutan kalimantan jantan yang memiliki janggut.

Orangutan merupakan spesies yang berperan penting dalam meregenerasi tanaman di hutan dengan membuang biji-bijian yang telah dimakannya secara sembarangan (seed disperser). Biji-biji tersebut akan tumbuh secara alami menjadi pohon. Dengan demikian, kondisi kelangsungan tanaman hutan dan ekosistem hutan akan terjaga. Pohon-pohon tersebut sangat bermanfaat untuk manusia, yaitu menyediakan oksigen, memberikan kesejukan bagi lingkungan, menjaga lapisan ozon dan dapat menjadi mata pencaharian.