Kegiatan pemanfaatan lahan pekarangan secara maksimal bertujuan sebagai salah satu upaya untuk menekan biaya belanja/pengeluaran rumah tangga sehari-hari. Sehingga pada akhirnya akan timbul kesadaran mereka sendiri untuk menabung uang yang tadinya seharusnya digunakan untuk membeli sayur.

Untuk mendorong semangat warga, SHL membantu dengan menyediakan polybag, bibit tanaman, dan ember bekas cat sebagai wadah pembuatan POC serta pelatihan pembuatan POC.

Hingga akhir September 2020, YSHL telah mendampingi 22 rumah tangga di Dusun Tanjung Naman – Desa Lau Damak, 32 rumah tangga di Dudun Tegapen – Desa Batu Jongjong, Kecamatan Bahorok, dalam kegiatan menanam sayur di pekarangan rumah. Jenis tanamannya beragam, ada yang menanam sawi, bayam merah, terong biru, kangkung, cabai rawit, tomat, kacang panjang, mentimun, seledri, kunyit, kemangi, jagung, labu siam dan melon

Tim secara rutin memonitoring tanaman warga dengan kunjungan langsung kerumah warga satu persatu. Tim melakukan pencatatan jumlah tanaman, jenis, hama dan penyakit yang menyerang tanaman. Pada monitoring sering ditemukan, beberapa tanaman warga mengalami masalah seperti daun kuning, bolong dan tanaman yang tumbuhnya kerdil.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk menanggulangi masalah tersebut dengan sosialisasi tentang pembuatan biochar yang terbuat dari sekam padi. Biochar ini berguna untuk memacu pertumbuhan (proliferation) mikroorganisme yang bisa berguna bagi tanaman, mengatur pH tanah pada kondisi tertentu dan mempertahankan kelembaban serta menyuburkan tanah

Selain itu, juga diatakan sosialisasi tentang pembuatan pupuk organik cair dengan metode ember tumpuk yang memanfaatkan limbah rumah tangga seperti sisa sayur dan buah serta kehadiran lalat hitam / lalat BSF (Hermetia illucens). Untuk penanggulangan hama, dilakukan sosialisasi tentang pembuatan pestisida alami berbahan bawang putih, jahe, kulit jengkol, daun mahoni,dan lain-lain.

Kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan pendapatan mayarakat desa melalui pengembangan pola pertanian organik untuk mengurangi kegiatan yang tidak ramah lingkungan serta meningkatkan produktivitas lahan masyarkat melalui penerapan pertanian dengan memanfaatkan pekarangan rumah.