Yayasan Sumatera Hijau Lestari (SHL) didirikan pada 17 September 2019 di Kota Medan, Sumatera Utara – Indonesia. Program utama yang dikembangkan adalah pendidikan konservasi, dan pengembangan masyarakat. Program-program yang kami kembangkan telah menyentuh banyak aspek kehidupan dari masyarakat setempat hingga kebijakan, dari sains hingga kegiatan praktis di lapangan, dan dari tingkat genetik hingga tingkat lanskap.

 

Kami juga memahami kebutuhan ekonomi masyarakat dan juga kebutuhan untuk upaya konservasi keanekaragaman hayati. Program yang kami bangun diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi atau teknologi yang dapat mendorong terciptanya pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat dan kaum muda tentang konservasi sumber daya alam dan lingkungan, konservasi TNGL, dan perlindungan hewan yang dilindungi. Seperti orangutan dan spesies hewan lainnya, untuk mengembangkan pola mata pencaharian desa konservasi yang berorientasi ekologis, dan untuk meningkatkan kesadaran publik dan kesadaran akan peluang dan potensi untuk menyelesaikan konflik hewan dan manfaatnya bagi masyarakat.

Program utama yang dikembangkan adalah pendidikan konservasi, dan pengembangan masyarakat. Program yang kami kembangkan telah menyentuh banyak aspek kehidupan dari masyarakat setempat hingga kebijakan, dari sains hingga kegiatan praktis di lapangan, dan dari tingkat genetik hingga tingkat lanskap. Kami juga memahami kebutuhan ekonomi masyarakat dan juga kebutuhan untuk upaya konservasi keanekaragaman hayati. Program yang kami bangun diarahkan untuk menghasilkan rekomendasi atau teknologi yang dapat mendorong terciptanya pembangunan berkelanjutan untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran masyarakat tentang konservasi sumber daya alam dan lingkungan. Untuk mengembangkan pola mata pencaharian desa konservasi yang berorientasi ekologis, dan untuk meningkatkan kesadaran publik dan kesadaran akan peluang dan potensi untuk menyelesaikan konflik hewan dan manfaatnya bagi masyarakat

Program-program YSHL dilakukan oleh para profesional konservasi Indonesia dari latar belakang ilmu konservasi, kehutanan, ilmu sosial, dan pendidikan lingkungan. YSHL saat ini memiliki hampir 11 staf dengan berbagai spesialisasi dari keahlian teknis hingga keahlian manajemen. Dengan demikian, dengan pengalaman yang luas dalam melakukan pendidikan lingkungan dan program pengembangan masyarakat berkelanjutan (termasuk agroforestri dan pertanian organik serta ekowisata), kami memiliki kualifikasi yang baik untuk melakukan kegiatan yang diusulkan.